Bawas MARI Lakukan Monitoring di PA Sambas

SAMBAS – Badan Pengawas (BAWAS) Mahkamah Agung RI hadir untuk melakukan monitoring/pembinaan di Pengadilan Agama Sambas pada Senin (25/9) kemarin. Berdasarkan surat tugas dari Kepala Bawas Nomor 592/BP/ST/IX/2017, tim yang berjumlah empat orang tersebut akan melakukan monitoring di PA Sambas dari tanggal 25 dan berakhir tanggal 28 September 2017. Ketua Tim Kol. CHK. Tatang Nasifit sebagai Ketua Tim, Surya Pardamaian sebagai anggota, Eko Nurahmat sebagai anggota, dan Dwi Wulan Indriani sebagai Sekretaris tim. Adapun kehadiran tim tersebut telah dibekali dengan beberapa agenda diantaranya:

Ramah Tamah Tim Bawas dengan Ketua PA Sambas

Pertama, melakukan monitoring/pembinaan. Kedua, tindak lanjut hasil pemeriksaan/temuan BPK, BPKP, dan SIMAK BMN serta memantau pelaksanaan Peraturan Mahkamah Agung RI No. 9 Tahun 2016 tentang Pedoman Penanganan Pengaduan (whistleblowing system). Ketiga, monitoring terkait Biaya Perkara (sisa panjar), Baiya Eksekusi, (tidak dicicil), uang konsinyasi, Panggilan/Pemberitahuan Delegasi, barang bukti, bantuan hukum, katerbukaan informasi, dan penanganan pengaduan serta temuan lain dari pengawas eksternal. Keempat, melakukan opname brankas terkait uang konsinyasi, uang barang bukti, dan uang pihak ketiga lainnya.

Sementara itu, pada pagi hari Selasa (26/09) kemarin, tim melakukan ramah tamah bersama Ketua PA Sambas Drs. Khoer Affandi, SH, di ruang kerjanya dan didampingi Panitera Salimin, S.Ag., serta Plt. Sekretaris Desiyanti, SH. Dalam kesempatan tersebut Ketua tim Kol. CHK. Tatang Nasifit memperkenalkan seluruh anggota tim dan agenda kedatangan mereka. Dan demikian sebaliknya, Ketua PA Sambas memperkenalkan diri dan beberapa pejabat yang ada, serta memaparkan kondisi dan keadaan kantor PA Sambas saat ini. Tidak lama kemudian, seluruh anggota tim mulai melakukan tugasnya masing-masing.

Ekspose

Setelah rampung melakukan pemeriksaan, selanjutnya dilakukan ekspose dan pembinaan oleh tim dari Bawas. Sekira pukul 11.00 WIB  Rabu siang, tim menyampaikan ekspose dan pembinaan kepada seluruh pegawai terkait hasil pemeriksaan dan pengawasan. Dibuka oleh Ketua PA Sambas Drs. Khoer Affandi, SH sembari menyampaikan terima kasih atas pemeriksaan yang dilakukan.

Selanjutnya kepada Ketua Tim, Ketua PA Sambas mempersilahkan dan memberikan waktu yang seluas-luasnya untuk menyampaikan hasil pemeriksaan dan pengawasan.

Mengawali eksposenya, Kol. Tatang memperkenalkan satu persatu personil pada tim yang dipimpinnya. Dalam kesempatan itu, Kol. Tatang yang berasal dari Hakim Tinggi Pengadilan Militer itu menegaskan, meskipun judul kegiatan yang dimpimpinnya itu merupakan kegiatan monitoring, namun sebenarnya pada pelaksanaannya adalah pengawasan regular. “Walaupun judul kegiatan ini adalah monitoring, tapi sebenarnya dalam pelaksanaannya adalah pengawasan regular, tegasnya. Karena setelah kami teliti kembali apa yang akan dimonitoring jika belum ada hasil pengawasan regular dari Bawas, ungkapnya”. Sedianya, untuk dilaksanakan monitoring adalah untuk memeriksa kembali tindaklanjut hasil dari pengawasan regular.

Dari anggota tim Surya Perdamaian dari Hakim Tinggi Pengawas menyampaikan hasil pemeriksaan dan pengawasan di bidang administrasi dan keuangan perkara. Dalam paparannya, dirinya menggaris bawahi terkait adanya rangkap jabatan. Rangkap jabatan yang dimaksud yaitu dimana seorang Panitera Pengganti tapi juga merangkap sebagai seorang Kasir. Padahal pekerjaan sebagai seorang Kasir harus fokus tidak bisa dirangkap. Untuk itu ia meminta supaya Kasir tidak merangkap pekerjaan lain, sehingga dapat maksimal melakukan tugasnya, pintanya.

Dari anggota tim lainnya yaitu Eko Rahmat. Hakim Yustisi dari Pengadilan Agama ini menyampaikan hasil pengawasannya terkait administrasi persidangan. Dirinya meminta dengan pesatnya arus informasi saat ini, yang mana kita dengan sangat mudah untuk mengakses ke situs/web satker lain, tidak ada salahnya untuk melengkapi kekurangan kita dengan mengikuti apa yang telah dilakukan ditempat lain. Ia mencontohkan misalnya, SOP di PA lain sudah lengkap, silahkan kita mengakses dan mengikuti format mereka, tuturnya.

selanjutnya dari anggota tim lainnya yaitu Dwi Wulan Indriani menyoroti di bidang administrasi dan manajemen peradilan. Ia menyampaikan secara umum pelaksanaan administrasi di PA Sambas sudah baik, namun masih terdapat kekurangan di antaranya adanya absensi kehadiran yang tidak digaris merah setelah jam 08.00 WIB. Seharusnya digaris merah jika sudah jam 08.00, jelasnya. Selain itu ia juga mengingatkan agar para pejabat struktural dapat diusulkan mengikuti Diklatpim, tambahnya.

Dan yang terakhir dari Kol. Tatang Nasifat yang menyampaikan hasil pengawasannya di bidang Keterbukaan Informasi dan Pelayanan Publik. Hakim Pengawas dari Hakim Tinggi Militer ini mengingatkan agar hal penting seperti biaya radius dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat. Misalnya, biaya radius itu dapat diakses oleh masyarakat melalui website. Selain itu ia menyarankan bisa juga biaya radius itu dibuat dalam bentuk baner yang mudah dilihat dan dibaca oleh masyarakat, pintanya.

Sebelum menutup acara ekspose, Ketua PA Sambas Khoer menegaskan, bahwa kita di sini telah mendengar bersama-sama dengan jelas mengenai apa yang telah menjadi temuan tadi, untuk itu apakah Saudara sekalian siap untuk menindaklanjutinya??tanya Khoer kepada seluruh pegawai yang hadir. Dan secara serentak menjawab “siap!!”. Nah baik, untuk itu mari dukung saya agar kita semua dapat melaksanakan dan memperbaiki apa yang menjadi hasil pemeriksaan ini, ungkap Khoer.

Di akhir acara, Ketua PA Sambas meminta kesediaan tim Bawas untuk dapat berfoto bersama. “Sebelum ditutup kami mohon kesediaan Bapak-bapak dari tim Bawas untuk dapat berfoto bersama”, tutupnya.

©2017 Website Resmi PA Sambas | Design by TIM IT PA Sambas

Log in with your credentials

Forgot your details?