Sejarah Pengadilan Agama Sambas

Pada zaman kerajaan Islam Sambas, telah dibentuk sebuah lembaga yang menangani penyelesaian sengketa di antara para pencari keadilan. Lembaga tersebut dikenal dengan nama “MAHKAMAH RAAD AGAMA”, lembaga ini didirikan dan diawasi langsung oleh Pemerintah Kerajaan  Islam Sambas.

Pada zaman pemerintahan Swapraja sampai dengan tahun 1952, Mahkamah Raad Agama berubah nama menjadi  “MAHKAMAH BALAI AGAMA” yang pengelolaannya dan pengawasannya dipegang oleh pemerintah Swapraja Sambas.

Sejak tahun 1952 “MAHKAMAH BALAI AGAMA” oleh pemerintah Swapraja Sambas diserahkan pengelolaannya kepada Kementrian Agama. Kemudian atas dasar    PP. No. 45 tahun 1957 jo Penetapan Menteri agama tanggal 6 Maret 1958 No. 4 tahun 1958 secara resmi dibentuklah Pengadilan Agama, dengan nama “ PENGADILAN AGAMA/MAHKAMAH SYAR’IYAH” yang mempunyai daerah hukum sama dengan Pengadilan Negeri di Singkawang.

Sejak didirikannya sempai dengan tanggal 1 Desember 1971 kedudukan Pengadilan Agama Sambas berada di kota Sambas, dimana pada saat itu kota Sambas merupakan pusat pemerintahan Kerajaan dan pemerintahan Swapraja Sambas. Kemudian atas dasar pertimbangan bahwa pusat pemerintahan Daerah tingkat II Kabupaten Sambas dialihkan ke kota Singkawang, maka pada tanggal 6 Desember 1971 dengan inisiatif dari Ketua Pengadilan Agama pada waktu itu Pengadilan Agama juga  dipindahkan ke kota Singkawang.

Gedung Pengadilan Agama Sambas di Singkawang sejak tahun 1971 sampai dengan tahun  1980 menempati gedung milik PEMDA Tk. II. Sambas bersama-sama dengan Kantor Departemen Agama dan sejak tanggal 17 Maret 1980 Pengadilan Agama Sambas telah memiliki Gedung Pengadilan Agama sendiri yang dana pembangunannya dari APBN Tahun 1979/1980

Selanjutnya karena adanya pemekaran wilayah Kabupaten Sambas menjadi  3 wilayah yaitu Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang, maka pada tahun 2001 kedudukan Pengadilan Agama Sambas yang semula berada di Singkawang dipindah ke ibukota Kabupaten Sambas yaitu di Kota Sambas.

Gedung Pengadilan Agama Sambas ketika berkedudukan di Sambas dari tahun 2001 hingga akhir tahun 2003 masih mengontrak rumah penduduk. Baru pada tahun 2004, Pengadilan Agama Sambas sudah mempunyai gedung sendiri seluas 575 M2 dengan luas tanah 8000 M2, yang beraloksi di Jalan Pembangunan Sambas. Kemudian pada tahun 2006 ada pembangunan penambahan ruangan dan ruang sidang, pemagaran dan pengaspalan halaman depan kantor.

Pada tahun 2007 sarana dan prasarana Pengadilan Agama Sambas bertambah dengan dibangun rumah dinas sebanyak 2 (dua) unit, dan pada tahun 2009, gedung Pengadilan Agama Sambas telah selesai pembangunannya yang sesuai dengan prototife standar gedung Pengadilan Kelas II yang ditentukan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia.

©2017 Website Resmi PA Sambas | Design by TIM IT PA Sambas

Log in with your credentials

Forgot your details?