» Berita » KPTA Pontianak di PA Sambas; Dari Audit Pramutasi, Pembinaan hingga Menjadi Tamu Kehormatan Keraton Sambas
KPTA Pontianak di PA Sambas; Dari Audit Pramutasi, Pembinaan hingga Menjadi Tamu Kehormatan Keraton Sambas

KPTA Pontianak foto bersama Pangeran Tarhan, Bupati Sambas dan Ketua PA Sambas

SAMBAS | pa-sambas.go.id

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Dr. Drs. H. Firdaus Muhammad Arwan, SH., MH melakukan audit pramutasi kepada Ketua Pengadilan Agama Sambas Uray Gapima Aprianto, MH. Kamis (05/08) lalu. Audit itu dilakukan setelah Ketua PA Sambas masuk dalam gerbong hasil TPM pimpinan pengadilan menjadi Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I B.

Kehadiran orang nomor satu di Peradilan  Agama Tingkat Banding yang membawahi 11 satker tingkat pertama di Kalimantan Barat itu didampingi oleh Sekretarisnya Naffi, S.Ag., MH.

Gambar: KPTA bersama Ketua PA Sambas saat meninjau layanan PTSP 

Tiba di kantor PA Sambas sekitar pukul 08.30 WIB, Arwan disambut oleh sejumlah pejabat Kepaniteraan dan Kesekretariatan di lobi depan. Didampingi Ketua PA Sambas dia berkeliling melihat-lihat pelaksanaan pelayanan di meja PTSP dan meninjau sejumlah ruangan yang ada. Sambil sesekali dia menyapa personil yang bertugas saat itu.

Setelah meninjau dan menyapa personil PA Sambas, dilanjutkan dengan acara seremoni pembukaan dan pembinaan oleh KPTA Pontianak. Sekira pukul 09.30 WIB acara itu dimulai.

Pertama-tama, Ketua PA Sambas menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, Uray Gapima mengucapkan selamat datang kepada KPTA beserta rombongan. Serta ucapan terima kasih atas kesediaan KPTA hadir dalam rangkau audit pramutasinya sebagai ketua. Dalam kesempatan itu pula, Uray Gapima memaparkan sejumlah pelaksanaan kegiatan terkait kebijakan pimpinan MA dan Dirjen Badilag.

Dirinya mengatakan sudah berupaya semaksimal mungkin menggerakkan para anggotanya untuk memenuhi apa yang menjadi kebijakan tersebut. Diantaranya berupaya untuk meningkatkan kinerja SIPP. “Alhamdulillah SIPP PA Sambas saat ini berada di posisi rangking 70-an dari sebelumnya di atas 130-an”, katanya. Meskipun tidak terlalu menggembirakan, namun hal tersebut telah memberikan indikasi semakin baiknya kinerja penanganan perkara di PA Sambas, tambah dia.

Dilanjutkan sambutan dari KPTA Pontianak. Arwan dalam sambutannya yang sekaligus menyampaikan pembinaan, banyak memberikan pesan terutama kepada para aparatur PA Sambas. Pesan itu merupakan implementasi dari kebijakan-kebijakan dan instruksi dari Dirjen Badilag kepada seluruh aparatur peradilan agama. PTA Pontianak sebagai garda depan Mahkamah Agung bertanggung jawab untuk memastikan terlaksananya kebijakan dan instrukti tersebut. Selain itu juga PTA Pontianak akan selalu memonitor satker yang ada dibawahnya untuk tetap memberikan kinerja pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Demikian halnya dengan adanya Zona Integritas, merupakan upaya Mahkamah Agung untuk meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan peradilan. Dan Pengadilan Agama Sambas harus berperan aktif  dan turut serta mewujudkan hal tersebut, pintanya.

 

KPTA Menjadi Tamu Kehormatan Keraton Sambas

Usai acara pembukaan dan pembinaan, KPTA bersama Ketua PA Sambas diajak mengunjungi Keraton Sambas “Alwatziqoebillah”. Tiba di istana kerajaan Sambas, Arwan disambut langsung oleh  Sultan Sambas Pangeran Tarhan, pewaris tahta kerajaan Sambas. Arwan dihadiahi dan dipakaikan Kopiah (songkok) oleh Pangeran. Kopiah itu merupakan kopiah yang khas dan menggambarkan identitas Keraton Sambas yang selalu dipakai dalam kegiatan tertentu  baik oleh Sultan maupun kaum kerabat istana. Kedatangan KPTA di Keraton Sambas juga dihadiri oleh Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili. Kehadiran Atbah khusus memenuhi undangan lisan dari Ketua PA Sambas.

Tak hanya menjadi tamu kehormatan, KPTA juga mendapat jamuan makan siang bersama Sultan dan Bupati dengan cara “besaprah” atau saprahan. Yang mana tata cara makan itu dengan duduk bersila di lantai dengan hidangan di tengah-tengahnya. Biasanya berjumlah 6 orang dalam 1 saprah.  Tata cara makan saprahan merupakan adat istiadat dan budaya Sambas yang hingga kini masih dipakai terutama pada acara perkawinan, hajatan dan sebagainya.

 

(zul)

 

Bagikan :
Terimakasih telah membaca Berita - KPTA Pontianak di PA Sambas; Dari Audit Pramutasi, Pembinaan hingga Menjadi Tamu Kehormatan Keraton Sambas. Silahkan tinggalkan komentar, saran dan pesan Anda untuk kemajuan website Pengadilan Agama Sambas Kelas 1B. Terimakasih untuk dukungan dan partisipasi Anda.
Total Komentar    Belum Ada Komentar
  • Nama harus diisi, Email tidak akan disebarluaskan, Terimakasih.
  • Mohon untuk menggunakan ejaan yang benar / kata-kata yang mudah dimengerti

*