» Berita » KPTA Pontianak Lakukan Pembinaan dan Pengawasan di PA Sambas
KPTA Pontianak Lakukan Pembinaan dan Pengawasan di PA Sambas

SAMBAS | pa-sambas.go.id

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Dr. Drs. H. Firdaus Muhammad Arwan, SH., MH lakukan pembinaan dan pengawasan di Pengadilan Agama Sambas pada hari Rabu sampai dengan Kamis (04-05/11) kemarin. Kedatangan orang nomor satu di lingkungan Peradilan Agama di wilayah hukum PTA Pontianak itu dalam rangka memberikan pembinaan dan pengawasan. Kedatangannya didampingi oleh Panitera Muda Hukum PTA Pontianak, H. Junaidi, SH.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Arwan tiba di PA Sambas langsung disambut oleh pimpinan dan sejumlah pejabat lainnya. Lalu, tak lama berselang mantan Ketua PA Sambas periode 1999-2003 itu memberikan ceramah dan pembinaannya kepada seluruh aparatur PA Sambas bertempat di ruang Sidang Utama. Dihadiri oleh seluruh hakim, seluruh pegawai dan PPNPN PA Sambas. Menurut Arwan, sedianya pembinaan ini dilakukan oleh Wakil Ketua PTA Pontianak, namun karena ada hal penting sehingga harus dirinya sendiri yang melakukan pembinaan, ucapnya.

Didampingi Wakil Ketua PA Sambas, Rukayah, S.Ag, Arwan banyak menggaris bawahi terkait cita-citanya untuk PA Sambas. Pertama, PA Sambas harus mampu menjadi icon Pengadilan Agama untuk wilayah Pantai Utara, ucapnya. Karena PA Sambas memiliki posisi strategis yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Selain itu secara kuantitas PA Sambas memiliki jumlah perkara tertinggi di Kalimantan Barat.

Kedua, Sambas secara umum memiliki icon “baik dan tidak baik” yang dikenal baik secara lokal maupun internasional. Apa itu, ucap Arwan? Icon baiknya, Sambas dahulu memiliki ulama besar, serta Kesultanan Keraton Sambas yang eksis hingga sekarang yang cukup dikenal. Sedangkan icon buruknya, Sambas pernah memiliki kisah kelam tentang kerusuhan etnis dua puluh tahun silam. Hal ini bisa saja menjadi icon bagi PA Sambas, tegas Arwan.

Poin penting lainnya, yaitu terkait Akreditasi dan Penjaminan Mutu (APM). Akreditasi PA Sambas yang sebelumnya terakreditasi A-Excelent telah turun menjadi B. Untuk itu, pinta Arwan, PA Sambas pada surveilance mendatang harus dapat meraih nilai akreditasi A-Excelent.

Terlepas dari hal di atas, Arwan mengingatkan agar seorang pimpinan harus mampu mendekati bawahannya. Jadilah pemimpin yang banyak mendengar dari yang dipimpinnya, dan sabar, sambung Arwan. Selain itu, dia mengingatkan agar siapapun pemimpinnya, jangan pernah menggunakan uang yang tidak halal.

Terkait pelaksanaan Zona Integritas, KPTA mengatakan bahwa ZI adalah perubahan pola pikir dan budaya kerja. Karena dengan ZI adalah untuk mewujudkan aparatur yang berintegritas. Dan orang yang berintegritas tinggi adalah orang yang shaleh, ucapnya. Karena orang yang shaleh itu adalah orang yang ingin berbuat baik bagi semua manusia, tanpa pilih-pilih. Itulah prinsip zona integritas, yang tidak lain sebagai perwujudan budaya Islam yang berlandaskan alQur’an dan hadist.

Zona integritas adalah mewujudkan aparatur yang profesional dan berkinerja tinggi, yaitu aparatur yang memiliki budaya kerja yang produktif dan berkualitas. Ini nilai penting dari zona integritas itu sendiri yang sedang dibangun oleh Pemerintah saat ini.

KPTA ketika meninjau ruang PTSP PA Sambas

Usai memberikan ceramah dan pembinaannya, berkeliling meninjau sejumlah ruangan termasuk ruang pelayanan PTSP PA Sambas. Arwan secara head to head memberikan pesan dan nasihat kepada pimpinan, terutama 3 pilar pimpinan PA Sambas saat ini. Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris yang notabene adalah wajah baru. Yang paling lama adalah Sekretaris Abdul Ghoni yang dilantik pada pertengahan bulan Agustus lalu. Sementara Wakil Ketua, Ibu Rukayah dilantik pada 25 Agustus. Dan terakhir Panitera, Ibu Reni Susanti dilantik pada 26 Oktober lalu.

KPTA ketika bersama 3 pilar pimpinan PA Sambas

Tak hanya kepada 3 pilar itu, KPTA juga secara khusus berbincang dengan para hakim. Banyak hal yang dibicarakan dan tentunya nasihat-nasihat yang dibekalinya bagi para hakim PA Sambas.

Terakhir, sebelum meninggalkan PA Sambas KPTA memberikan ceramah penutup yang dihadiri oleh seluruh aparatur PA Sambas.  Menyampaikan hasil pembinaan dan pengawasannya di Pengadilan Agama Sambas selama 2 hari. Memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh hadirin, agar meningkatkan kinerja, yaitu kinerja yang produktif dan berkualitas,, tutupnya.

(zul)

Terimakasih telah membaca Berita - KPTA Pontianak Lakukan Pembinaan dan Pengawasan di PA Sambas. Silahkan tinggalkan komentar, saran dan pesan Anda untuk kemajuan website Pengadilan Agama Sambas Kelas 1B. Terimakasih untuk dukungan dan partisipasi Anda.
Total Komentar    Belum Ada Komentar
  • Nama harus diisi, Email tidak akan disebarluaskan, Terimakasih.
  • Mohon untuk menggunakan ejaan yang benar / kata-kata yang mudah dimengerti

*