» Berita » KPTA Pontianak: “Mari Berkompetisi untuk Kompetensi”
KPTA Pontianak: “Mari Berkompetisi untuk Kompetensi”

Gambar: KPTA Pontianak YM. Dr. Drs. H. Firdaus Muhammad Arwan, SH., MH. ketika memberikan pembinaan di depan seluruh hakim dan pegawai PA Sambas

SAMBAS –  Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Dr. Drs. H. Firdaus Muhammad Arwan, SH, MH, memberikan pembinaan kepada seluruh pegawai PA Sambas, Jum’at (06/12). Di dampingi Kabag Umum dan Keuangan PTA Pontianak, Abd. Muthalib, SH,  KPTA yang belum genap 2 bulan bertugas di Kalbar itu menegaskan bahwa untuk mempromosikan seseorang pada jabatan, setidaknya mempertimbangkan 3 hal penting, kata dia.

Pertama, Kompetensi. Baginya, kompetensi menjadi penting untuk layak tidaknya seorang mendapatkan jabatan. Seseorang untuk dipromosikan harus memiliki kompetensi/kemampuan. Menurut dia, dua unsur penting untuk seseorang dikatakan memiliki kompetensi, yaitu knowledge (ilmu pengetahuan) dan skill (keahlian). Namun, kedua unsur tersebut saja tidak cukup tanpa didukung oleh adanya integritas.

Kedua, Integritas. Seseorang itu harus baik integritasnya, bagus moralnya. Bersih rekam jejaknya. Karena jadi pemimpin atau pejabat harus memiliki integritas yang tinggi.  Seorang pejabat harus bisa menjadi role model, harus mampu jadi teladan.

Sementara itu, Ketua PA Sambas Drs. Ahmad Juaeni, MH dalam sambutannya menghaturkan terima kasih atas kunjungan dinas dan pembinaan Yang Mulia Bapak KPTA Pontianak di PA Sambas. Dikatakan dia, bagi warga PA Sambas, kepemimpinan beliau menjadi motivasi tersediri untuk bekerja lebih baik, bahkan ada beban moral yang harus diaplikasikan dalam bekerja. Karena beliau merupakan perintis (founding fathers) berdirinya PA Sambas di Kota Sambas.

Kegiatan yang dilakukan KPTA Pontianak ini merupakan langkah konkrit dengan turun langsung ke satker-satker yang ada di wilayah PTA Pontianak, termasuk di PA Sambas. Dirinya ingin mengetahui langsung kondisi riil di lapangan, persoalan-persoalan yang dihadapi oleh satker dan berupaya untuk mencarikan solusinya. Ada trik khusus yang diberikan dia untuk menciptakan lompatan-lompatan dalam rangka memacu prestasi, sehingga semua peradilan agama di Kalbar ini mampu menunjukkan prestasinya.

Kehadiran KPTA Pontianak kali ini memberikan nuansa yang sangat berbeda, penuh nostalgia dan kekeluargaan. Pasalnya, beliau adalah mantan Ketua PA Sambas periode 2001 sampai 2003 ketika PA Sambas pertama kali berkantor di Kota Sambas. Karena sebelumnya, Pengadilan Agama Sambas berkedudukan di (kota administratif) Singkawang. Sehingga kehadiran beliau sebagai orang tua sekaligus perintis PA Sambas memberikan pencerahan, energi dan semangat bagi seluruh aparatur PA Sambas.

Di akhir sesi, ada ruang yang diberikan dia untuk tanya jawab.  Beberapa orang penanya mengajukan pertanyaan. Di antaranya dari hakim dan pegawai, selanjutnya satu persatu beliau memberikan jawaban.

Beberapa catatan penting dari proses tanya jawab dan pembinaan kali ini yang dapat digaris bawahi. Dari catatan ini tentu dapat menjadi renungan untuk pimpinan, hakim dan seluruh pegawai yang hadir saat itu, di antaranya:

  1. Bahasa putusan adalan bahasa komunikasi hakim dengan para pihak. Buatlah bahasa putusan yang menggugah, menyentuh. Jangan menggunakan bahasa yang sulit dipahami. Karena putusan adalah konsumsi para pihak.
  2. Zona Integritas adalah merubah mindset. Tanamkan mindset kita adalah pelayan masyarakat. Termasuk Hakim saat ini adalah pelayan masayarakat. Jangan menuntut dihormati, karena dengan kinerja dan integritas yang baik, maka otomatis penghormatan akan didapatkan.
  3. Jadikan pekerjaan sebagai suatu kenikmatan.
  4. Menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru
  5. Buat kebijakan yang baru yang tidak lakukan orang lain.
  6. Pimpinan harus jad role model. Role model adalah orang yang mampu menggerakkan, mengajak orang-orang di bawahnya untuk menjadi lebih baik.
  7. Job description adalah standar minimal – tingkatkan dan kembangkan potensi diri untuk meningkatkan kinerja.
  8. Staf jangan menunggu perintah. Harus memiliki inisiatif dalam bekerja.

Gambar: Foto bersama KPTA Pontianak YM. Dr. Drs. H. Firdaus Muhammad Arwan, SH., MH.

Usai pembinaan, KPTA foto bersama dengan pimpinan, hakim dan seluruh pegawai PA Sambas.

(zul)

Bagikan :
Berita Selanjutnya 
Terimakasih telah membaca Berita - KPTA Pontianak: “Mari Berkompetisi untuk Kompetensi”. Silahkan tinggalkan komentar, saran dan pesan Anda untuk kemajuan website Pengadilan Agama Sambas Kelas 1B. Terimakasih untuk dukungan dan partisipasi Anda.
Total Komentar    Belum Ada Komentar
  • Nama harus diisi, Email tidak akan disebarluaskan, Terimakasih.
  • Mohon untuk menggunakan ejaan yang benar / kata-kata yang mudah dimengerti

*