» Berita » Pengadilan Sambas Melepas Mahasiswa Magang
Pengadilan Sambas Melepas Mahasiswa Magang

Sambas 2 Oktober 2019, Bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Agama Sambas diselenggarakan perpisahan Mahasiswa Magang Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas yang dihadiri oleh Ketua, Hakim-hakim, Panitera, Sekretaris, Kasubag dan Panmud Pengadilan Agama Sambas beserta mahasiwa magang yang berjulah 5 orang.

Pelaksanaan magang Masiswa IAIS di PA Sambas berlangsung sejak tanggal 5 Agustus dan akan berakhir pada tanggal 3 Oktober 2019, selama mahasiswa magang didampingi langsung oleh Ali Akbarul Falah, S.H.I. Hakim pada Pengadilan Agama Sambas, pendampingan dimaksudkan agar target selama mahasiswa menjalankan magang bisa tercapai dan pendampingan bertujuan untuk mengarahkan mahasiswa selama magang berlangsung.

Ali Akbarul Falah, S.H.I. menyampaikan laporannya, proses magang telah dilalui oleh 5 mahasiswa magang dengan sangat baik, dalam proses magang Mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajibannya selaku Mahasiswa Magang, namun lebih dari itu menjunjung tinggal nilai-nilai akhlak sebagaimana tuntunan Agama Islam dan dijadikan sebagai moda untuk mempererat tali persaudaraan dan kekeluargaan dengan lingkungan PA Sambas, proses magang telah dilaksanakan tahapan demi tahapan dari sistem rolling (bergiliran) bertujuan agar mahasiswa memiliki pengalaman yang sama dan berimbang hingga latihan moot court (sidang semu) juga telah dilalui oleh mahasiswa magang, dan dipadukan dengan sistem pembelajaran bekerja sambil mempeleajari (learning by doing). Ungkap Pembimbing Lapangan.

Drs. Ahmad Juaeni, M.H. (Ketua Pengadilan Agama Sambas) menyampaikan sambutannya, selama 2 bulan mahasiswa magang telah banyak membantu proses pelayanan pada PA Sambas dan ini kami sangat rasakan karena jumlah hakimtermasuk pegawai PA Sambas hanya 21 orangdibantu dengan 8 orang pramubakti, sehingga tidak berimbang antara jumlah pegawai dengan beban kerja tiap individu. PA Sambas tidak bisa memberi banyak hal, yang pastinya ke depan Mahasiswa adalah generasi muda yang berpeluang berkarir di Pengadilan Agama, ujar Ketua.

Maelsan dan Nana menyampaikan pesan dan kesannya, sangat senang berada di lingkungan PA Sambas, Mahasiswa dapat mendedikasikan dan menerapkan ilmu yang selama ini diperoleh melalui praktek yang tentunya jangkauan praktek jauh lebih luas dari pada teori, sehingga elaborasi keduanya menjadikan pengalaman menjadi lebih banyak, kami sebagai Mahasiswa magang manakala kehadiran kami di PA Sambas pernah berbuat salah atau sikap dan tutur kata yang tidak tepat mohon agar dimaafkan.

 

Akhir perpisahan ditutup dengan ucapan hamdalah.

Bagikan :
Terimakasih telah membaca Berita - Pengadilan Sambas Melepas Mahasiswa Magang. Silahkan tinggalkan komentar, saran dan pesan Anda untuk kemajuan website Pengadilan Agama Sambas Kelas 1B. Terimakasih untuk dukungan dan partisipasi Anda.
Total Komentar    Belum Ada Komentar
  • Nama harus diisi, Email tidak akan disebarluaskan, Terimakasih.
  • Mohon untuk menggunakan ejaan yang benar / kata-kata yang mudah dimengerti

*