» Berita, informasi » Ramah Tamah Pemkab Sambas dengan Ketua PTA Pontianak
Ramah Tamah Pemkab Sambas dengan Ketua PTA Pontianak

Bupati Sambas (baju merah) ketika menyerahkan cinderamata kepada KPTA Pontianak

SAMBAS – Dalam rangka kunjungan kerja Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Dr. Drs. H. Firdaus Muhammad Arwan, SH, MH di PA Sambas, Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar acara ramah tamah, Jum’at (21/02) di Aula Utama Bupati Sambas. Acara ramah tamah dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, Organisasi Keagamaan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dan para Camat di Kabupaten Sambas.

Menjadi tamu kehormatan Pemkab Sambas, Ketua PTA beserta Sekretaris PTA Naffi, S.Ag, MH disambut dengan persembahan tarian selamat datang dan pengalungan syal oleh Bupati Sambas didampingi istri serta unsur Forkopimda Kabupaten Sambas.

Bupati Sambas beserta Forkopimda ketika menyambut kedatangan KPTA Pontianak dan pengalungan syal tamu kehormatan

 

Sekitar pukul 14.30 WIB acara ramah tamah dimulai. Sambutan pertama oleh Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, Lc, MH. Dalam sambutannya, Atbah mengucapkan selamat datang kepada KPTA Pontianak dan rombongan di Kabupaten Sambas. Dia menyampaikan, bahwa dirinya telah mendengar bahwa Bapak KPTA merupakan pelaku sejarah, founding father kepindahan Pengadilan Agama Sambas dari Kota Singkawang ke Kota Sambas.

Sambutan dan ceramah dari KPTA Pontianak

Yang Mulia KPTA Pontianak menyampaikan ceramahnya di depan para tamu undangan. Banyak hal yang disampaikan beliau terutama terkait sejarah kepindahan PA Sambas ke kota Sambas dan mengembalikan nama Pengadilan Agama Singkawang menjadi Pengadilan Agama Sambas.

KPTA Pontianak ketika menyampaikan ceramah

Masih segar diingatannya bagaimana proses perpindahan dan peralihan nama itu dia lakukan sebagai Ketua PA Singkawang waktu itu. KPTA yang belum setahun bertugas di Kalbar itu menceritakan awal mula rencana pemindahan PA Singkawang menjadi PA Sambas. Kala itu sekitar tahun 2000 dirinya pernah bertemu dengan Bupati Sambas saat itu Ir. H. Burhanuddin A. Rasyid, lalu Bupati meminta kepadanya agar sesekali bisa bersidang ke wilayah Sambas. Jawaban yang diberikan dia kepada Bupati saat itu, “tidak hanya sesekali kami bisa bersidang di Sambas, jika Pemda memberikan support kami bisa memindahkannya menjadi Pengadilan Agama Sambas”, tegas beliau.

Lalu lanjutnya, pada tahun 2001 Pengadilan Agama Sambas resmi berkantor di Kota Sambas dengan mengontrak salah satu rumah penduduk di Desa Jagur Sambas. Kemudian berpindah dan menyewa salah satu gedung yang ada di Kampung Angus dengan biaya seadanya dan dibantu Pemda saat itu, tuturnya.

Beralih dari sejarah, KPTA memaparkan tentang perkembangan dan arah kebijakan Mahakamah Agung. Dipaparkan dia, Mahkamah Agung saat ini terus berpacu untuk mewujudkan visinya menuju peradilan Indonesia yang agung. Dengan menjadikan peradilan Indonesia menjadi peradilan yang modern. Sehingga Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. M. Hatta Ali dijuluki sebagai Bapak Pembaruan. Saat ini untuk mengajukan gugatan tidak harus pihak itu datang ke kantor, tapi bisa dilakukan dari rumah, katanya. Karena sekarang sudah ada E-Court (elektronic court) atau pengadilan elektronik.

Dalam kesempatan itu, KPTA juga memberikan apresiasi kepada Ketua PA Sambas yang telah menciptakan inovasi yaitu buku tamu elektronik dan antrian PTSP. Apresiasi itu dia sampaikan, karena PA Sambas telah melaksanakan program berbagai aplikasi yang berbasis TI yang sudah dilaunching Badilag beberapa waktu lalu. Tentu ini merupakan hasil kerja keras dan inovasi teman-teman di PA Sambas, katanya menambahkan.

Dia melanjutkan, untuk merespon adanya persoalan perkawinan TKI asal Sambas di luar negeri, khususnya di Malaysia, beliau menjanjikan akan mengkomunikasikan hal tersebut bersama Dirjen Badilag.

Selanjutnya, dihadapan hadirin saat itu KPTA menyampaikan, karena dia sebagai seorang yang telah membidani lahirnya PA Sambas, dirinya merasa berkepentingan dan berkomitmen untuk menjadikan PA Sambas agar semakin baik dalam hal pelayanan dan memberikan akses yang seluas-luasnya bagi pencari keadilan, tutupnya.

Foto bersama KPTA Pontianak, Bupati Sambas bersama Forkopimda, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kab. Sambas

Acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata oleh Bupati Sambas kepada KPTA Pontianak, dan sebaliknya. Kemudian, foto bersama KPTA dan Bupati Sambas serta unsur forkopimda, dan kepala OPD dan instansi pemerintah serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Sambas.

(zul)

 

 

 

 

Bagikan :
Terimakasih telah membaca Berita, informasi - Ramah Tamah Pemkab Sambas dengan Ketua PTA Pontianak. Silahkan tinggalkan komentar, saran dan pesan Anda untuk kemajuan website Pengadilan Agama Sambas Kelas 1B. Terimakasih untuk dukungan dan partisipasi Anda.
Total Komentar    Belum Ada Komentar
  • Nama harus diisi, Email tidak akan disebarluaskan, Terimakasih.
  • Mohon untuk menggunakan ejaan yang benar / kata-kata yang mudah dimengerti

*