» Berita » Surveillance II APM; Tim Asessment Eksternal Dirjen Badilag Observasi PA Sambas
Surveillance II APM; Tim Asessment Eksternal Dirjen Badilag Observasi PA Sambas

SAMBAS | pa-sambas.go.id

Tim Asessment Eksternal Dirjen Badilag melakukan evaluasi implementasi Surveillance II Tahun 2020 Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) di Pengadilan Agama Sambas, Selasa (17/11). Tim terdiri dari Lead Asessor H. Nursani, SH (Sekretaris PTA Pontianak), asessor pendamping Tuti Yuliarti, SH dan Shanty Hermawati, ST. Namun dikarenakan lead asessor sedang dalam kondisi terganggu kesehatannya, sehingga kegiatan observasi dilakukannya secara virtual bersama dengan asessor pendamping dan dibantu oleh salah satu tim IT PTA Pontianak Yogi Yanova, S.Kom.

Sejak selasa siang tim tiba, disambut oleh Wakil Ketua PA Sambas Rukayah, S.Ag beserta jajarannya. Sebelumnya tim telah melakukan telusur dokumen yang telah dikirim ke tingkat banding. Kali ini tim meninjau pelaksanaan implementasi APM di lapangan. Terdapat 7 area yang menjadi substansi implementasi APM, yaitu: 1). Kepemimpinan (Leadership). 2). Fokus Pelanggan (Customer Focus). 3). Manajemen Proses (Process Management). 4). Perencanaan Strategis (Strategic Planning). 5). Manajemen Sumberdaya (Recources Management).  6). Sistem Dokumen (Document System). 7). Hasil Kerja (Performance Result).

Penerapan budaya 5R (ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin) dan 3S (senyum, salam dan sapa) di area pelayanan juga menjadi bagian tak terpisahkan dari objek observasi kali ini. Selain itu untuk implementasi pada dekorum ruang sidang dan K3 (kebersihan, keindahan dan kerapihan) juga menjadi objek penilaian implementasi. Melalui live video, lead asessor meninjau setiap ruang kerja, area pelayanan PTSP, area parkir, ruang tunggu pengunjung sidang, keadaan di dalam dan luar gedung. Di samping itu lead asessor juga meninjau gedung kantor lama yang dijadikan mess pegawai dan ruang penyimpanan arsip.

Melihat kondisi luar gedung PA Sambas dari dekat, membuat lead asessor prihatin. Bagaimana tidak, dengan kondisi luar gedung utama yang pada bagian kaki gedungnya sudah mengalami kerusakan parah, sehingga memberi kesan kotor. Gedung kantor lama kini kondisinya juga memperihatinkan, bagian terasnya sudah hampir roboh. Hal ini dikarenakan gedung tersebut tidak ada biaya pemeliharaannya. Oleh sebab itu, sebagai asessor sekaligus Sekretaris PTA Pontianak berupaya untuk memperjuangkan anggaran tambahan untuk pemeliharaan gedung ini ke Mahkamah Agung.

Di samping meninjau lapangan, asessor juga mewawancarai pihak pengguna layanan pengadilan melalui video conference. Dari 3 orang yang berhasil diwawancarai telah memberikan tanggapan puas dengan layanan Pengadilan Agama Sambas. Hanya saja pihak pengguna layanan meminta agar dapat kiranya ditambah kapasitas ruang tunggu, agar para pengunjung  merasa lebih nyaman dan betah, tidak berjemur dan duduk-duduk di lokasi parkir.

Presentasi Implementasi APM

Pada hari berikutnya, Kamis (19/11) Wakil Ketua, Rukayah, S.Ag mempresentasikan implementasi APM PA Sambas di depan asessor pendamping dan seluruh aparatur PA Sambas. Melalui aplikasi zoom meeting, lead asessor juga mengikuti paparan secara daring oleh Top Manajemen. Melalui slidenya, paparan capaian implementasi yang meliputi 7 area masing-masing telah mengalami peningkatan. Meskipun masih banyak yang perlu dibenahi, paparnya.

Top Manajemen (Wakil Ketua PA Sambas) ketika memaparkan hasil implementasi APM di PA Sambas

Before and after dia tampilkan dalam dokumentasi berupa foto sebelum dan sesudah dilaksanakan APM. Untuk diketahui, memang pada saat surveillance I tahun 2019 lalu, gedung kantor utama PA Sambas sedang dalam renovasi. Sehingga untuk tempat kerja dan pelayanan sepenuhnya berada di gedung kantor yang lama dengan fasilitas dan kondisi ruangan seadanya. Baru pada Januari 2020 menempati gedung utama yang telah selesai direhab.

Lalu, setelah pemaparan oleh Wakil Ketua PA Sambas, giliran lead asessor memberikan tanggapannya. Secara keseluruhan lead asessor mengucapkan terima kasih atas upaya yang dilakukan PA Sambas. Dirinya akan terus berupaya memantau dan mendorong PA Sambas agar lebih baik. Dirinya meminta untuk pemenuhan sarana kekurangan lahan parkir dan ruang tunggu sidang, agar segera berkonsultasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk memperoleh data dukung. Karena untuk PA Sambas, dirinya akan mengupayakan dapat anggaran untuk pembenahan dan pemeliharaan lingkungan.

Di samping itu, lead asessor juga mengapresiasi 2 inovasi yang ada di PA Sambas, yaitu SIDIA PRETI (Aplikasi arsip digital Sub Bagian PTIP) dan SI OK (Sistem Integrasi Olahdata Kepaniteraan). Kedua aplikasi ini akan terus dia pantau apakah kedepannya dapat diadopsi oleh satker-satker yang lainnya di lingkungan PTA Pontianak.


(Gambar Kiri: Tim Asessor Eksternal menyerahkan laporan hasil asessmen kepada Top Manajemen). (Gambar Kanan: Top Manajemen menyerahkan laporan kepada Ketua Tim APM PA Sambas)  

Lalu dilanjutkan dengan penyerahan Hasil Temuan dari Asessor Eksternal kepada Top Manajemen APM PA Sambas. Kemudian dari Top Manajemen menyerahkan kepada Ketua Tim APM PA Sambas, Bustani, S.Ag., MM., M.Si.

Usai acara, dilanjutkan dengan foto bersama tim asessmen eksternal.


(Foto bersama Tim Asessmen bersama dengan seluruh aparatur PA Sambas)

(zul)

Terimakasih telah membaca Berita - Surveillance II APM; Tim Asessment Eksternal Dirjen Badilag Observasi PA Sambas. Silahkan tinggalkan komentar, saran dan pesan Anda untuk kemajuan website Pengadilan Agama Sambas Kelas 1B. Terimakasih untuk dukungan dan partisipasi Anda.
Total Komentar    1 Komentar
  1. Abdul Ghoni berkata:

    Semangat yang Luar biasa seluruh jajaran PA Sambas….mari kita berjuang meraih kembali predikat “A Excellent”… Bersama PA Sambat Yang “Hebat” kita raih APM dan Zona Integritas “Kita Bisa”…

  • Nama harus diisi, Email tidak akan disebarluaskan, Terimakasih.
  • Mohon untuk menggunakan ejaan yang benar / kata-kata yang mudah dimengerti

*