» Berita » WKPA Sambas Berikan Materi Pada Kegiatan Luhkum di Desa Merubung
WKPA Sambas Berikan Materi Pada Kegiatan Luhkum di Desa Merubung

SAMBAS – Wakil Ketua Pengadilan Agama Sambas Kelas I B Bahrul Maji, SHI memberikan materi pada kegiatan Penyuluhan Hukum di Desa Merubung Kec. Tekarang, Kamis (29/07) kemarin. Kegiatan yang digagas oleh Bagian Hukum Pemkab Sambas itu menghadirkan 3 pemateri dari instansi yang berbeda, yaitu dari PA Sambas, Kemenag Kab. Sambas dan Polres Sambas.

Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Merubung Kec. Tekarang. Dari PA Sambas, Bahrul Maji menyajikan materi terkait kedudukan dan fungsi Pengadilan Agama Sambas. Di depan peserta yang dihadiri unsur Forkopimcam, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, Wakil Ketua PA Sambas yang baru saja dilantik pada 23 Juli lalu itu memaparkan materinya dengan sangat lugas dan tegas. Bak seorang penceramah dengan gaya khas dia menyampaikan, sesekali diserta canda tawa, membuat apa yang disampaikan dia sangat dinikmati peserta yang hadir.

Berkaitan dengan kedudukan dan fungsi PA Sambas, Bahrul mengemukakan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama pada pasal 1 dia jelaskan setidaknya ada 9 fungsi peradilan agama.

Lalu, beberapa hal lainnya yang juga menjadi topik pembicaraannya yaitu dia menghimbau agar masyarakat dalam hal pernikahan selain cukup syarat rukunnya juga harus tercatat pernikahan itu, imbuhnya. Karena jika tidak tercatat maka nantinya akan menimbulkan permasalahan hukum dikemudian hari. Jika hal itu terjadi, maka penyelesaiannya akan ke pengadilan agama untuk diisbat nikahkan, tambahnya.

Setelah sesi pemaparan materi dari para narasumber dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dalam sesi tanya jawab itu, beberapa pertanyaan ditujukan kepada narasumber dari pengadilan agama terkait permasalahan yang dialami masyarakat di antaranya isbat nikah dan dispensasi nikah.

Satu hal yang dia garis bawahi menanggapi pertanyaan peserta itu, bahwa dalam isbat nikah, pernikahan secara sirri dilaksanakan harus memenuhi rukun dan syarat nikah, tegasnya. Tidak boleh di antara kedua mempelai ada yang statusnya belum jelas. Masih terkait dengan ketidakkejelasan status pernikahan sebelumnya. Maka ini akan jadi persoalan ketika akan diajukan isbat nikah di PA, urai Bahrul. (zul)

 

Terimakasih telah membaca Berita - WKPA Sambas Berikan Materi Pada Kegiatan Luhkum di Desa Merubung. Silahkan tinggalkan komentar, saran dan pesan Anda untuk kemajuan website Pengadilan Agama Sambas Kelas 1B. Terimakasih untuk dukungan dan partisipasi Anda.
Total Komentar    Belum Ada Komentar

Notice: Undefined variable: user_ID in /home/pasamu7l/public_html/wp-content/themes/pasambas/comments.php on line 54
  • Nama harus diisi, Email tidak akan disebarluaskan, Terimakasih.
  • Mohon untuk menggunakan ejaan yang benar / kata-kata yang mudah dimengerti

*